Mendengar kata network switch mungkin masih cukup asing ditelinga. Bahkan mungkin sebagian besar orang tidak tahu tentang fitur ini. Padahal fitur ini sangat bermanfaaat terutama dikalangan pebisnis dan gedung perkantoran. Faktanya memang di luar sana banyak penjelasan tentang fitur ini yang menggunakan bahasa rumit. Alih-alih paham, banyak pembaca yang justru semakin bingung. Oleh karena itu pada artikel ini akan dicoba menjelaskan pengertian tentang switch menggunakan bahasa yang mudah.

Sehingga diharapkan setelah membaca artikel ini anda akan memahami apakah switch itu. Hal pertama yang perlu anda ketahui tentang switch adalah fitur ini mampu menciptakan jaringan. Jaringan yang diciptakan berbasis bisnsi sehingga hampir semua aktivitas bisnis maupun gedung perkantoran menggunakan fitur tersebut.

Secara mudahnya, fitur ini bisa menciptakan jaringan yang menghubungkan berbagai macam perangkat. Adapun perangkat yang bisa dihubungkan yaitu komputer, laptop, printer, telpon, lampu, kamera, berikut server yang ada pada lokasi tersebut. Sehingga fitur ini bisa dikatakan sebagai pusat kontrol yang memungkinkan seluruh peralatan yang menunjang kegiatan selama di kantor saling terhubung satu sama lain. Sehingga pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih efisien. Dengan menggunakan fitur ini, pengeluaran anda juga lebih hemat karena satu fitur yang bisa digunakan untuk menghubungkan semua perangkat kantor. Selain itu, karena semua perangkat di kantor sudah terhubung maka produktivitas karyawan anda otomatis ikut naik mengingat cara kerja yang sudah lebih efisien.

Seperti yang kita lihat sehari-hari, ada bemacam-macam gedung perkantoran. Ada gedung perkantoran yang sangat luas dengan jumlah karyawan ribuan, ada kantor yang kecil dengan jumlah karyawan ratusan, atau bahkan kantor yang masih baru merintis dengan nama-nama karyawan yang masih bisa dihafal. Tentu saja berdasarkan besarnya aktivitas perkantoran tersebut tidak bisa menggunakan penghubung jaringan yang sama. Bayangkan jika penghubung jaringan kantor dengan jumlah karyawan yang namanya masih bisa dihafal sama dengan jaringan kantor yang jumlah karyawan ribuan bahkan sampai wfh tentu saja akan terjadi ketimpangan. Untuk kantor dengan jumlah karyawan sedikit penggunaan fitur jaringan akan sia-sia karena kurang tepat guna.

Baca Juga :  5 Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Untuk Website Anda

Maka dari itu supaya tepat guna, fitur network switch dibagi menjadi dua tipe. Tipe-tiipe ini sudah disesuaikan sehingga jika anda ingin mengguankan fitur ini, anda bisa memilih salah satu tipe saja. Untuk tipe yang pertama bernama unmanaged switch. Tipe ini tidak memerlukan pengaturan khusus dan proses pemasangan yang rumit. Sehingga fitur tipe unmanaged switch bisa langsung digunakan. Akan tetapi fitur ini memiliki keterbatasan jangkauan jaringan dan fitur terbatas.

Tipe unmanaged switch cocok digunakan untuk aktivitas kantor kecil. Anda jangan khawatir jika memilih bisnis dengan kategori menengah karena jangkauan jaringan tipe unmanaged switch bisa diperluas. Tipe selanjutnya adalah managed switch. Untuk tipe ini memerlukan pengaturan dan proses pemasangan yang cukup rumit sebelum digunakan. Namun tentu saja hal itu sebanding dengan fitur lengkap yang ditawarkan serta jangkauan jaringan yang sangat luas.

Anda yang mempunyai karyawan dalam jumlah besar atau beberapa dari karyawan anda harus bekerja dari rumah atau wfh bisa memilih tipe ini. Karena tipe managed switch memungkinkan akses yang tidak hanya dari lokasi kantor saja, tapi juga remote atau jarak jauh. Selain itu anda juga tidak perlu khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak dinginkan karena fitur tipe ini memberi tingkat keamanan lebih tinggi mengingat adanya karyawan yang wfh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *